Apa Itu ANDALALIN Bangkitan Rendah? – Konsultan Andalalin Bangkitan Rendah
ANDALALIN (Analisis Dampak Lalu Lintas) Bangkitan Rendah merupakan dokumen kajian teknis yang digunakan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengantisipasi potensi dampak lalu lintas yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan atau pembangunan yang menghasilkan bangkitan dan tarikan perjalanan dalam skala rendah.
Meskipun jumlah kendaraan yang ditimbulkan relatif kecil, suatu kegiatan tetap dapat memengaruhi kondisi lalu lintas di sekitar lokasi, terutama terhadap kelancaran arus kendaraan, keselamatan pengguna jalan, akses keluar-masuk kendaraan, kebutuhan parkir, serta keteraturan lalu lintas. Oleh karena itu, kajian ANDALALIN Bangkitan Rendah diperlukan untuk memastikan bahwa rencana pembangunan dapat dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi dan kapasitas jaringan jalan di sekitarnya.
Dalam praktiknya, kegiatan dengan bangkitan lalu lintas rendah dapat mencakup berbagai jenis bangunan atau usaha dengan skala terbatas, seperti rumah tinggal tertentu, ruko, kantor skala kecil, toko, warung, kafe, tempat ibadah dengan kapasitas terbatas, serta fasilitas umum dan sosial berskala kecil.
Penyusunan dokumen ANDALALIN harus memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta persyaratan teknis yang ditetapkan oleh instansi berwenang. Ketentuan mengenai penyelenggaraan Analisis Dampak Lalu Lintas antara lain diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 75 Tahun 2015 beserta ketentuan perubahannya dan regulasi terkait yang berlaku.
Sebagai konsultan perizinan dan penyusunan dokumen teknis, kami membantu pemilik bangunan, pengembang, maupun pelaku usaha dalam mempersiapkan dokumen ANDALALIN Bangkitan Rendah secara sistematis, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan oleh instansi terkait.
Tujuan Penyusunan ANDALALIN Bangkitan Rendah
Penyusunan ANDALALIN Bangkitan Rendah bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan pembangunan dan operasional suatu bangunan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas yang signifikan di lingkungan sekitarnya.
Secara umum, tujuan kajian tersebut meliputi:
- Mengidentifikasi potensi dampak lalu lintas yang ditimbulkan oleh kegiatan atau bangunan, baik pada saat pembangunan maupun ketika kegiatan telah beroperasi.
- Menilai pengaruh bangkitan dan tarikan perjalanan terhadap kondisi lalu lintas pada jaringan jalan di sekitar lokasi.
- Menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, termasuk kendaraan, pejalan kaki, dan pengguna fasilitas transportasi lainnya.
- Menentukan kebutuhan pengaturan akses kendaraan, termasuk posisi dan desain akses masuk serta keluar kendaraan dari lokasi kegiatan.
- Memberikan rekomendasi teknis terkait penyediaan dan pengaturan parkir, sirkulasi kendaraan, rambu, marka, serta manajemen lalu lintas lainnya.
- Mendukung proses perizinan pembangunan dan kegiatan usaha, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah dan instansi teknis terkait.
Jenis Kegiatan yang Dapat Memiliki Bangkitan Lalu Lintas Rendah
Kategori bangkitan rendah dapat diterapkan pada kegiatan tertentu yang menghasilkan pergerakan kendaraan dalam jumlah relatif terbatas. Jenis kegiatan yang dapat termasuk dalam kategori ini, antara lain:
- Rumah tinggal dengan jumlah unit tertentu;
- Ruko atau bangunan usaha skala kecil;
- Kantor dengan jumlah pengguna atau karyawan terbatas;
- Warung makan, kafe, dan usaha kuliner skala lingkungan;
- Toko atau swalayan dengan skala pelayanan terbatas;
- Tempat ibadah dengan kapasitas jamaah terbatas;
- Fasilitas umum berskala kecil;
- Fasilitas sosial dengan skala pelayanan terbatas; dan
- Kegiatan komersial atau usaha lokal lainnya yang menghasilkan bangkitan dan tarikan perjalanan relatif rendah.
Catatan: Penentuan apakah suatu kegiatan termasuk kategori bangkitan rendah tidak hanya didasarkan pada jenis bangunannya, tetapi juga perlu mempertimbangkan skala kegiatan, luas bangunan atau lahan, jumlah pengguna, kapasitas pelayanan, intensitas kegiatan, kebutuhan parkir, serta potensi pergerakan kendaraan. Oleh sebab itu, penentuan kategori perlu dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan hasil evaluasi teknis.
Ruang Lingkup dan Isi Dokumen ANDALALIN Bangkitan Rendah
Dokumen ANDALALIN Bangkitan Rendah pada umumnya memuat informasi dan analisis yang menggambarkan kondisi kegiatan serta keterkaitannya dengan jaringan transportasi di sekitar lokasi.
Beberapa bagian yang umumnya diperlukan meliputi:
- Deskripsi Kegiatan dan Lokasi: Berisi informasi mengenai jenis kegiatan, fungsi bangunan, luas lahan dan bangunan, kapasitas kegiatan, kondisi eksisting, serta lokasi pembangunan.
- Kondisi Akses dan Jaringan Jalan: Menganalisis akses menuju lokasi serta kondisi jaringan jalan yang berada di sekitar kawasan, termasuk karakteristik jalan dan hubungan lokasi dengan jaringan transportasi yang tersedia.
- Analisis Bangkitan dan Tarikan Perjalanan: Mengidentifikasi dan memperkirakan jumlah kendaraan yang masuk dan keluar dari lokasi akibat adanya kegiatan, termasuk pola pergerakan kendaraan pada waktu tertentu.
- Kondisi Lalu Lintas Eksisting: Menggambarkan kondisi lalu lintas sebelum kegiatan beroperasi, sehingga dapat diketahui kondisi awal jaringan jalan dan potensi perubahan yang mungkin terjadi setelah kegiatan berjalan.
- Analisis Akses Keluar-Masuk Kendaraan: Mengkaji lokasi, fungsi, dan pengaturan akses kendaraan agar tidak menimbulkan konflik dengan arus lalu lintas pada jalan di depan atau sekitar lokasi.
- Kebutuhan dan Pengaturan Parkir: Menganalisis kebutuhan ruang parkir serta mengatur sirkulasi kendaraan di dalam area bangunan agar tidak terjadi hambatan maupun antrean kendaraan yang dapat meluas ke badan jalan.
- Rekomendasi Teknis: Memberikan rekomendasi penanganan dampak lalu lintas sesuai dengan kondisi lokasi, seperti pengaturan akses masuk dan keluar, penempatan rambu dan marka, pengaturan sirkulasi kendaraan, penyediaan parkir, pengaturan titik konflik, serta langkah manajemen lalu lintas lainnya.
Mengapa ANDALALIN Tetap Penting Meskipun Bangkitan Lalu Lintas Rendah?
Jumlah kendaraan yang dihasilkan suatu kegiatan mungkin relatif kecil, tetapi dampaknya tetap perlu diperhitungkan. Pada lokasi tertentu, tambahan beberapa kendaraan saja dapat menimbulkan konflik apabila akses bangunan berada pada jalan dengan kondisi padat, ruang jalan terbatas, atau berdekatan dengan persimpangan maupun fasilitas publik lainnya.
Karena itu, penyusunan ANDALALIN Bangkitan Rendah penting untuk:
- Memastikan kegiatan pembangunan memperhatikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas;
- Menjadi bagian dari pemenuhan persyaratan teknis dan administratif sesuai ketentuan yang berlaku;
- Mengantisipasi potensi permasalahan lalu lintas sejak tahap perencanaan;
- Mengurangi risiko terjadinya hambatan kendaraan, konflik pada akses masuk dan keluar, maupun permasalahan parkir;
- Memberikan dasar teknis bagi pemilik bangunan dalam mengatur akses, parkir, dan sirkulasi kendaraan;
- Mendukung proses pengurusan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) dan perizinan terkait sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh instansi berwenang; serta
- Mendukung pembangunan yang tertib, aman, efektif, dan berkelanjutan.
Proses Pengurusan ANDALALIN Bangkitan Rendah
Kami menyediakan layanan pendampingan penyusunan ANDALALIN Bangkitan Rendah mulai dari tahap pemeriksaan awal hingga dokumen siap diajukan kepada instansi terkait.
Tahapan pengurusan secara umum meliputi:
- Konsultasi dan Pemeriksaan Awal: Kami mempelajari jenis kegiatan, lokasi, fungsi bangunan, rencana pembangunan, serta informasi awal lainnya untuk mengetahui kebutuhan dokumen dan kajian lalu lintas yang diperlukan.
- Survei dan Pengumpulan Data: Tim melakukan survei lokasi dan mengumpulkan data yang diperlukan, antara lain kondisi akses jalan, jaringan jalan di sekitar lokasi, kondisi lalu lintas, pola pergerakan kendaraan, serta kebutuhan parkir.
- Analisis Teknis: Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui potensi bangkitan dan tarikan perjalanan serta kemungkinan dampaknya terhadap kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.
- Penyusunan Dokumen ANDALALIN: Hasil survei dan analisis dituangkan ke dalam dokumen teknis yang disusun secara sistematis sesuai ketentuan dan kebutuhan instansi terkait.
- Pendampingan Pengajuan: Kami membantu mempersiapkan dokumen untuk proses pengajuan kepada Dinas Perhubungan atau instansi teknis yang berwenang, sesuai dengan ketentuan daerah dan jenis kegiatan.
- Perbaikan atau Revisi Dokumen: Apabila terdapat catatan, koreksi, atau permintaan data tambahan dari instansi terkait, kami membantu melakukan penyesuaian dan penyempurnaan dokumen.
- Penyelesaian dan Penerbitan Dokumen: Setelah proses evaluasi dan persyaratan teknis terpenuhi, proses dilanjutkan hingga diperoleh dokumen, persetujuan, atau rekomendasi sesuai mekanisme yang berlaku.
Mengapa Memilih Jasa Kami?
Kami membantu Anda menyusun dokumen ANDALALIN Bangkitan Rendah dengan proses yang lebih terarah dan terukur. Pendampingan dilakukan mulai dari identifikasi kebutuhan, survei lokasi, analisis teknis, penyusunan dokumen, hingga proses pengajuan dan perbaikan apabila diperlukan.
Dengan dukungan tenaga yang berpengalaman dalam penyusunan dokumen teknis dan perizinan, kami berupaya memastikan dokumen yang disiapkan lengkap, sistematis, sesuai kondisi lapangan, dan memenuhi persyaratan administrasi maupun teknis yang berlaku.
Butuh Bantuan Mengurus ANDALALIN Bangkitan Rendah?
Jangan menunggu hingga proses perizinan terhambat karena dokumen yang belum lengkap atau tidak sesuai persyaratan.
Kami siap membantu Anda mempersiapkan dokumen ANDALALIN Bangkitan Rendah secara profesional, mulai dari survei lokasi, analisis lalu lintas, penyusunan dokumen, hingga pendampingan proses pengajuan kepada instansi terkait.
Hubungi kami untuk melakukan konsultasi awal dan pengecekan kebutuhan ANDALALIN berdasarkan jenis kegiatan, lokasi, serta rencana bangunan Anda.
Price List Harga Andalalin Bangkitan Rendah
- Andalalin Bangkitan Rendah (Kota Surabaya): Harga mulai Rp 58.000.000
- Andalalin Bangkitan Rendah (Kabupaten di Madura): Harga mulai Rp 65.750.000
- Andalalin Bangkitan Rendah (Kabupaten/Kota): Harga mulai Rp 64.550.000
- Andalalin Bangkitan Rendah (Khusus Jakarta): Harga mulai Rp 78.500.000
- Andalalin Bangkitan Rendah (Kewenangan Provinsi): Harga mulai Rp 67.350.000
- Andalalin Bangkitan Rendah (Kewenangan Kementerian): Harga mulai Rp 79.450.000
- Penyusunan Dokumen Teknis Andalalin Bangkitan Rendah (Kewenangan All): Harga mulai Rp 32.275.000
Data Perusahaan
- Nama Pelaku Usaha: PT DNA MITRA TEKNIK
- Alamat Kantor: Northwest Boulevard NV6 No.59, Citraland Utara, Desa/Kelurahan Babat Jerawat, Kec. Pakal, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kode Pos: 60217
- No. Telepon: 081554929675
- Email: dnamitrateknik@gmail.com
- Status Penanaman Modal: PMDN
- Skala Usaha: Usaha Mikro
- Kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI):
- 70209 – Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya
- 71204 – Jasa Inspeksi Teknik Instalasi
- 70201 – Aktivitas Konsultansi Pariwisata
- 73202 – (Pendukung) Jajak Pendapat Masyarakat
Berkas Persyaratan
- Identitas Penanggung Jawab (KTP dan NPWP Pemohon/Penanggung Jawab).
- Akta Perusahaan (Pendirian dan Perubahan terbaru dilengkapi dengan SK Kemenkumham), apabila pemohon bukan perorangan.
- Produk OSS lengkap sesuai KBLI usaha di 1 lokasi (NIB, Pernyataan Mandiri, K3, PKKPR, PKPLH, SPPL) / Akun OSS RBA (jika diperkenankan akses).
- NPWP Badan Usaha.
- Share lokasi titik koordinat.
- Foto tampak depan lokasi usaha.
- Bukti penguasaan lahan / Sertifikat Tanah.
- Layout gambar sketsa denah bangunan (AutoCAD / format DWG jika ada).
- Data teknis lainnya setelah kesepakatan SPK.
Lingkup Pekerjaan
- Penggambaran Denah / Layout kegiatan.
- Penyusunan Dokumen.
- Asistensi Dinas Terkait.
- Submit Dokumen ke Sistem / Instansi terkait.
- Verifikasi Lapangan.
- Rapat Pembahasan Dokumen bersama Instansi terkait.
- Terbit Rekomendasi Analisis Dampak Lalu Lintas.
- Serah Terima Rekomendasi Analisis Dampak Lalu Lintas.
Alur Pelayanan
- Konsultasi: Klien melakukan konsultasi terkait kebutuhan atau pekerjaan yang akan diajukan dan dikerjakan oleh konsultan.
- Surat Penawaran: PT DNA MITRA TEKNIK memberikan proposal penawaran pekerjaan kepada pelanggan.
- Presentasi: Penawaran dan rencana pekerjaan dipresentasikan kepada pelanggan.
- Surat Perintah Kerja (SPK): Setelah kesepakatan, diterbitkan surat perintah kerja.
- Pembayaran DP: Pelanggan melakukan pembayaran uang muka.
- Pemenuhan Administrasi: Dilakukan pengurusan dan pemenuhan dokumen administrasi yang diperlukan.
- Survey Lokasi: Tim melakukan survei dan pengukuran lokasi pekerjaan.
- Proses Pengerjaan: Pekerjaan dilaksanakan oleh tim teknis di lapangan.
- Dokumen Terbit: Dokumen atau hasil pekerjaan yang diperlukan diterbitkan.
- Pelunasan: Pelanggan melakukan pembayaran sisa biaya pekerjaan.
- Serah Terima: Pekerjaan beserta dokumen/hasil akhirnya diserahkan kepada pelanggan.

















































